Lantai Teraso untuk Interior Ruang Keluarga
Furniture 101

Kenalan Lebih Dekat dengan Tren Lantai Teraso

Lantai teraso merupakan jenis lantai yang menjadi tren desain interior pada tahun 2018. Sempat booming pada 40 tahun lalu, material ini merupakan produk daur ulang yang dikemas dengan cita rasa seni. Lantai ini terbuat dari campuran semen dan pasir, di mana bagian atasnya dilapisi dengan bahan keras seperti pecahan marmer. Efek yang ditimbulkan dari lantai ini mengilap sehingga mampu memberikan tampilan mewah. Tertarik untuk menggunakannya pada hunian? Yuk, kenalan lebih dekat dengan material yang berhasil menjadi tren lantai dari beberapa cirinya berikut ini.

1. Terdiri dari Dua Jenis

lantai teraso terdiri dari dua jenis

Sumber: volare

Teraso yang dijual di pasaran terdiri dari dua jenis, yaitu teraso dengan permukaan yang kasar dan permukaan mengilap. Teraso dengan permukaan kasar tidak membutuhkan proses pemolesan. Teraso jenis ini biasanya diaplikasikan pada eksterior bangunan karena teksturnya akan lebih menonjol akibat sinar matahari dan dapat mencegah risiko terpeleset karena lantai lebih kasar.

Sedangkan teraso dengan permukaan mengilap harus dipoles setelah pemasangan selesai. Pemolesan ini dilakukan dengan menggunakan alat khusus sehingga permukaannya akan menjadi lebih rata, halus, dan juga mengilap.

2. Termasuk Material yang Anti Gores

Lantai Teraso Anti Gores

Baik itu lantai teraso dengan permukaan kasar atau mengilap, keduanya sama-sama memiliki permukaan yang antigores. Jadi, Anda pun tak perlu khawatir jika perlu memindahkan atau menggeser furniture dengan bobot berat atau sudut tajam pada kakinya yang berada di atas teraso. Selain itu, bagi Anda yang gemar memakai sepatu hak tinggi pun tidak akan menimbulkan masalah karena lantai tetap akan terlihat indah.

3. Awet dan Kuat

lantai teraso tergolong awet

Sumber: floornature

Kekuatan dari lantai teraso sudah terbukti. Akibat kekuatannya ini, bahkan teraso sering digunakan pada pabrik-pabrik yang memiliki mesin berat. Tak hanya mampu menopang beban yang cukup berat dalam waktu yang lama, lantai ini tetap terlihat apik dan kokoh pada rumah, hotel, hingga perkantoran lama yang berusia puluhan tahun.

Bangunan-bangunan dengan teraso juga pada umumnya terasa lebih nyaman. Sebab, teraso mampu memberikan rasa sejuk dalam keadaan cuaca panas dan begitu juga sebaliknya, mampu memberikan rasa hangat di keadaan dingin.

4. Coraknya Bervariasi

Corak terrazzo

Sumber: homeflooringpros

 

Teraso memiliki beragam corak yang sangat menawan berkat tambahan dari pecahan marmer di dalamnya. Maka dari itu, hunian yang menggunakan teraso sebagai material lantai pun terlihat lebih menawan. Tak heran, teraso menjadi material favorit untuk lantai dari hunian mewah di Indonesia asal Belanda pada masa lampau.

5. Harganya Tergolong Cukup Mahal

teraso tergolong mahal

Sumber: pinterest

Walaupun lantai teraso dianggap sebagai alternatif dari lantai marmer yang memang terlampau mahal, harga dari material teraso pun untuk lantai masih tergolong mahal jika dibandingkan dengan sejumlah jenis lantai lainnya seperti keramik misalnya. Hal inilah yang membuat sejumlah orang akhirnya beralih ke lantai keramik untuk memangkas pengeluaran saat membangun rumah. Namun, jika Anda mempunyai budget lebih, tak ada salahnya untuk memilih teraso sebagai material lantai di hunian Anda.

6. Proses Pemasangannya Rumit

Memasang Lantai Teraso

Sumber: diynetwork

Proses pemasangan dari lantai ini tergolong cukup rumit, tidak seperti proses pemasangan ubin keramik yang cukup hanya direkatkan dengan semen dan diatur ke posisi yang tepat. Untuk mendapatkan permukaan mengilap pada teraso, Anda perlu mencari seorang tenaga profesional untuk menggunakan alat khusus pemoles teraso. Ini pun akan berpengaruh kepada budget pemasangan.

7. Perawatannya Mudah

Merawat Terrazzo

Sumber: terrazzocleaning

Walaupun proses pemasangannya cukup rumit, perawatan dari tipe lantai ini tergolong mudah, lho. Anda hanya perlu menggunakan kain pel, serta sabun yang dicampur dengan air hangat untuk membersihkannya. Caranya pun mudah, cukup dengan mengepel lantai lalu segera keringkan dengan lap. Selain itu, jangan lupa untuk menyapu lantai setiap hari supaya debu tidak bersarang di segala sudut permukannya. Mudah ‘kan?

Apakah Anda semakin tertarik untuk menggunakan lantai teraso pada hunian? Walaupun pesonanya sempat pudar akibat kemajuan industri produk keramik sejak tahun 1980-an, lantai teraso kembali hadir menjadi tren desain interior juga produk. Anda pun juga bisa lho mengaplikasikannya pada berbagai sudut di hunian Anda. Selamat mencoba!

You Might Also Like...

No Comments

    Leave a Reply